Jangan
takut kehilangan "teman" hanya karena kita berdiri kokoh atas prinsip2
kebaikan dalam hidup ini. Tidak apa. Karena akan muncul teman2 baru yang
mendukung kita, dan boleh jadi, itulah sesungguhnya teman sejati kita.
"Mencintai" dan "membenci" berasal dari mata air perasaan yang satu.
Banyak orang mencintai yang kemudian jadi membenci. Dan lebih banyak lagi orang2 yang membenci namun dia sungguh mencintai, menyebut namanya dalam senyap.
*Tere Liye (penulis)
*Teman itu seperti seleksi alam, Rasul punya banyak teman \:D/
musuh pun tak kuasa membencinya, jasad mereka menentang
namun hati mereka mengakui keagungan pribadinya, karna akhlaknya begitu indah
seindah keindahan yang terindah
Teladan rasul jika ikuti saja meski lintasan sirkuit teladan itu akan berbelok, menikung tajam, penuh kerikil, licin, terlihat tidak mungkin dilalui, jika tetap konsisten dalam lintasan. amankan?
jangan coba-coba keluar sirkuit teladan Rasul Al-Qur'an dan Sunnah
kecelakaan fatal, dan ga akan pernah sampe garis finish, ah indahnya punya banyak teman.
dan bila kita ingin tahu jumlah teman sejati kita, kata Ali bin Abi Thalib radiyaullahuan "akan aku hitung saat aku tertimpa musibah"
*Ini bukan tafsir, hanya hasil pemikiran rasional seorang*
ambil baik buang buruk
"Mencintai" dan "membenci" berasal dari mata air perasaan yang satu.
Banyak orang mencintai yang kemudian jadi membenci. Dan lebih banyak lagi orang2 yang membenci namun dia sungguh mencintai, menyebut namanya dalam senyap.
*Tere Liye (penulis)
*Teman itu seperti seleksi alam, Rasul punya banyak teman \:D/
musuh pun tak kuasa membencinya, jasad mereka menentang
namun hati mereka mengakui keagungan pribadinya, karna akhlaknya begitu indah
seindah keindahan yang terindah
Teladan rasul jika ikuti saja meski lintasan sirkuit teladan itu akan berbelok, menikung tajam, penuh kerikil, licin, terlihat tidak mungkin dilalui, jika tetap konsisten dalam lintasan. amankan?
jangan coba-coba keluar sirkuit teladan Rasul Al-Qur'an dan Sunnah
kecelakaan fatal, dan ga akan pernah sampe garis finish, ah indahnya punya banyak teman.
dan bila kita ingin tahu jumlah teman sejati kita, kata Ali bin Abi Thalib radiyaullahuan "akan aku hitung saat aku tertimpa musibah"
*Ini bukan tafsir, hanya hasil pemikiran rasional seorang*
ambil baik buang buruk




0 komentar:
Posting Komentar